Tip hidup sehat, dan pendidikan orang tua untuk anak

Showing posts with label diet sehat. Show all posts

#6 Sebab kenapa berat badan anda tidak kunjung turun walaupun keras berolahraga

Tips kesehatan kali ini saya rangkum dari sebuah video di chanel Healty yang dibawakan oleh dokter sungadi santoso (dokter Sung). dengan judul yang sama yaitu 6 Sebab kenapa berat badan anda tidak kunjung turun.

Memang menurunkan berat badan itu banyak sekali diupayakan oleh banyak orang, terutama oleh orang yang memiliki berat badan berlebih, mereka banyak sekali yang berusaha untuk menurunkan berat badan tentunya dengan berbagai alasan, karena faktor kesehatan atau kurang percaya diri dan ingin merubah penampilan.

Apapun motivasinya penurunan berat badan sebaiknya tidak sembarangan, namun harus sesuai dengan rekomendasi kesehatan, agar upaya penurunan berat badan bisa maksimal dan tidak berdampak pada gangguan organ tubuh lainnya.



Ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan, ada yang cepat ada juga yang lambat. namun yang paling direkomendasikan oleh kesehatan adalah penurunan berat yang dilakukan secara perlahan dengan pola hidup sehat, sehingga hasil berat badan yang dihasilkan bisa lebih maksimal dan tubuh tetap sehat.

Satu hal yang sering membuat kecewa ketika kita mencoba berusaha untuk menurunkan berat badan, tidak jarang usaha kita tidak membuahkan hasil. banyak upaya yang sudah dilakukan namun badan tetap besar dan tidak turun-turun.

Nah oleh karena itu. melalui artikel kali ini saya akan perkenalkan penyebab kenapa berat badan tidak kunjung turun walaupun sudah melakukan berbagai macam diet sehat. semoga dengan memperhatikan penyebabnya anda bisa lebih pintar dan lebih sukses dalam melaksanakan program diet sehat untuk menurunkan berat badan anda.

6 Sebab kenapa berat badan anda tidak kunjung turun

Menurut dokter Sung di chanel healty, berikut adalah penyebab kenapa berat badan anda tidak kunjung turun walaupun anda sudah berusaha untuk menurunkannya dengan bermacam-macam diet:

1. Tidak Cukup Minum Air putih

Penyebab pertama karena anda tidak cukup minum air putih, idealnya konsumsi air putih yang harus dikonsumsi perharinya adalah 40cc/KgBB (40 cc setiap Kilogram berat badan) khusus untuk yang tidak berolahraga.

Contoh:
Misal jika berat badan kita 60 Kg maka dosis atau jumlah  air minum yang harus kita konsumsi setiap harinya kurang lebih sejumlah 2400cc yang diperoleh dari perkalian (60kg x 40cc).

Jika dikonversi ke liter 1 liter = 1.000 cc. maka 2400cc  adalah (2400/1000l = 2.4liter), artinya jika berat badan kita 60, maka kebutuhan air yang harus kita konsumi setiap harinya minimal sebanyak 2.4 liter.

Namun untuk anda yang sering berolahraga dan sering berkeringat, kebutuhan akan air bisa anda naikan menjadi  50cc/KgBB (50cc setiap kilogram berat badan).

Dengan konsumsi air yang cukup, maka ini akan dapat memperlancar metabolisme tubuh anda dan dapat mengurangi rasa lapar  yang menyebabkan anda tidak akan terus menerus menginginkan makan, sehingga dapat dengan cepat membantu menurunkan berat badan anda.

2. Kekurangan kebutuhan Protein

Protein merupakan salah satu zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein berperan penting bagi organ, menambah masa otot, kulit, hormon dan hal-hal lain yang berarti bagi tubuh.

Jumlah asupan protein per hari yang direkomendasikan adalah 46 gram untuk perempuan dan 56 gram untuk laki-laki.

Protein sangat diperlukan oleh tubuh untuk membantu pembakaran lemak, umumnya jika masa otot kurang maka pembakaran lemak akan kurang maksimal, sehingga akan menyebabkan sulit turun berat badan.

Sedangkan jika masa otot anda bagus, maka pembakaran lemak pun akan semakin maksimal, sehingga ini dapat membantu lebih cepat menurunkan berat badan anda.

Jadi untuk upaya menurunkan berat badan, salah satu caranya adalah menambah masa otot dengan asupan protein yang cukup, semakin baik masa otot maka pembakaran lemak juga akan semakin baik, sehingga program penurunan berat badan pun akan bekerja maksimal.

Dimana saya dapat menemukan asupan protein?
Protein dapat ditemukan dalam makanan-makanan berikut:

  1. Segala jenis ikan
  2. Daging sapi tanpa lemak
  3. Kacang-kacangan
  4. Ikan Tuna
  5. Brokoli
  6. Oat
  7. Keju Cottange
  8. Yogurt Yunani
  9. Udang
  10. Dan lain -lain.


3. Asupan Kalori Anda tidak tepat

Kalori adalah jumlah energi yang diperlukan tubuh yang diperoleh dari Makanan dan Minuman, jumlah kalori akan sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak anda makan, semakin banyak anda makan dan minum, maka kalori andapun akan semakin banyak pula.

Asupan kalori berlebih sangat berpengaruh terhadap penurunan berat badan. jika asupan kalori berlebih maka walaupun anda berolahraga keras, berat badan anda akan sulit turun.

Jumlah kalori dalam suatu makanan biasanya ditulis dalam satuan “kilokalori” atau “kkal”. Sebagai contoh, 500 kalori akan ditulis sebagai 500 kkal. Selain dalam kkal, kalori juga dapat ditulis dalam satuan “kilojoules” atau “kJ”. 1 kJ setara dengan 0,239 kalori

Berapa kebutuhan kalori yang baik?
Untuk mendapatkan penurunan berat badan, maka asupan kalori sebaiknya diperhatikan, mengenai kebutuhan kalori, umumnya setiap orang memiliki kebutuhan kalori berbeda-beda, tergantung berat badan, tinggi badan, usia, juga jenis kelamin, komposisi tubuh dan aktivitas.

Di Indonesia, terdapat tabel panduan angka kecukupan gizi. Tabel tersebut memuat anjuran berapa banyak kalori yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok umur. Sebagai contoh:


  • Bayi berusia 7-11 bulan dengan berat badan 9 kg dan tinggi badan 71 cm membutuhkan energi 725 kkal per hari.
  • Laki-laki berusia 19-29 tahun dengan berat badan 60 kg dan tinggi 168 cm membutuhkan energi 2725 kkal per hari.
  • Wanita berusia 19-29 tahun dengan berat badan 54 kg dan tinggi 159 cm membutuhkan energi 2250 kkal per hari.
  • Laki-laki berusia lebih dari 80 tahun membutuhkan energi sebesar 1525 kkal dan wanita pada usia yang sama membutuhkan energi 1425 kkal per hari.
  • Bagi wanita hamil, dibutuhkan tambahan energi sebesar 180-300 kkal per harinya, tergantung pada usia trimester kehamilannya. Begitu juga dengan ibu menyusui, pada 6 bulan pertama dibutuhkan tambahan energi hingga 330 kkal dan tambahan 400 kkal pada 6 bulan berikutnya.

Untuk mendapatkan perhitungan kebutuhan kalori yang tepat, maka anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi, sehingga asupan kalori anda tidak berlebih.

Cara yang paling mudah untuk mendapatkan kalori yang cukup adalah, harus menjaga pola makan, dan biasakan pola makan sehat cukup gizi serta hindari makan setelah jam 7 malam.

4. Makan berlebih setelah selesai berolahraga.

Penyebab yang ke 4 kenapa berat badan anda tidak kunjung turun walaupun sudah berolahraga keras adalah, anda makan berlebih setelah selesai berolahraga.

Ya mungkin karena anda berolahraga keras, akhirnya setelah selesai berolah raga pola makan anda lebih besar dari porsi biasanya karena lapar, sehingga akan mempengaruhi jumlah kalori pada tubuh.

Kebiasaan seperti itu harus dihindari  jika ingin berhasil diet sehat guna mendapatkan program berat badan yang berhasil.

Upayakan walaupun anda selesai berolah raga, tetap jaga pola makan anda jangan sampai berlebihan. jika tidak maka anda kan sulit menurunkan berat badan anda. juga hindari setelah makan tidur, karena kalori dalam tubuh anda akan menumpuk.

5. Anda banyak mengalami Stress

Stres adalah reaksi tubuh yang muncul pada saat seseorang menghadapi tekanan, ancaman, atau suatu perubahan. Stres juga dapat terjadi karena situasi atau pikiran yang membuat seseorang merasa putus asa, gugup, marah, atau bersemangat.

Situasi tersebut akan memicu respon tubuh, baik secara fisik ataupun mental. Respon tubuh terhadap stres dapat berupa napas dan detak jantung menjadi cepat, otot menjadi kaku, dan tekanan darah meningkat,

Stress  ternyata merupakan salah satu penyebab berat badan sulit naik, karena stress bisa meningkatkan Hormon NEURO PEPTIDE Y (NPY).

Hormon NEURO PEPTIDE Y (NPY) tersebut bisa memicu otak untuk mempengaruhi Rasa lapar pada tubuh anda, semakin meningkat maka rasa lapar pada tubuh akan semakin sering.

Dengan munculnya rasa lapar akhirnya kita akan dipaksa tubuh untuk banyak mengkonsumsi makanan yang menyebabkan kalori dalam tubuh menjadi berlebih dan akan berdampak pada berat badan.

6. Kurang bergerak

Faktor penyebab yang ke 6 kenapa berat badan sulit turun adalah, karena anda kurang sekali bergerak sementara asupan kalori melalui makan dan minum anda sangat banyak.

Misal anda sering diam didepan televisi atau komputer dengan ditemani cemilan dan minuman yang mengandung soda, kita ketahui jumlah kalori pada soda lumayan cukup tinggi.

Jadi tipsnya gerakan tubuh anda, dan hindari ngemil dalam jumlah yang banyak saat anda dalam keadaan diam atau tidak beraktivitas.

Cara Melakukan Diet Sehat yang baik dan benar

Ada banyak cara diet yang bisa anda praktekan namun program diet yang baik adalah program diet yang mampu menurukan berat badan anda sebanyak setengah sampai satu kilogram perminggu, jika program diet yang anda lakukan dapat menurunkan berat badan dibawah setengah kilogram dalam satu minggu, itu artinya diet anda kurang optimal, sedangkan apabila diet yang anda lakukan dapat menurunkan berat badan anda lebih dari satu kilogram dalam satu minggu, itu artinya diet anda terlalu berlebihan. Diet yang dilakukan secara berlebihan itu tidak baik dan dapat membuat anda mengalami gangguna kesehatan.

Diet Sehat yang baik dan benar untuk menurunkan berat badan

Ada banyak cara diet yang memberikan rekomendasi diet cepat dengan cara merubah pola makan secara mendadak dengan tujuan agar dapat menurunkan berat badan secara cepat, cara seperti itu dinilai sebagai cara yang tidak sehat, bahkan beresiko dan akan membuat anda mengalami gangguan kesehatan. Karena usaha diet seperti itu kemungkinan besar tidak akan bisa mempertahankan gaya hidup berkelanjutan sehingga tidak akan mampu menjaga kestabilan berat badan ideal dalam janga panjang.

Resiko diet cepat

Diet cepat memang mampu menurunkan berat badan secara cepat sehingga seolah-olah program diet anda berhasil namun diet cepat sebenarnya kurang baik dan akan banyak menimbulkan resiko yang berkaitan dengan masalah kesehatan:

1.  Tubuh Mudah lelah dan lemas
Umumnya program diet cepat akan memaksa pola makan secara cepat sehingga dalam waktu yang cepat harus mampu merubah pola makan  dengan porsi  yang lebih sedikit atau bahkan memaksakan diri untuk tidak makan selama beberapa jam, dengan kondisi seperti itu tubuh akan kekurangan kalori  sehingga akan mudah lelah dan lemas yang akan mempengaruhi berkurangnya  produktivitas orang yang bersangkutan.

2.    Berat badan akan cepat naik kembali
Resiko diet cepat adalah tubuh kurang terbiasa dan kurang terlatih untuk mengalami perubahan baik perubahan pola makan atau perubahan menu makan,  sehingga tidak memberikan kesempatan melatih tubuh untuk membakar kalori dalam jumlah yang banyak. Kondisi seperti itu akan membuat orang yang bersangkutan mudah untuk kembali ke pola hidup kurang sehat sehingga berat badan ideal tidak akan bertahan lama.

3.    Tubuh kekurangan nutrisi
Program diet cepat cendrung akan mengurangi asupan makanan, bahkan menghilangkan beberapa nutrisi seperti karbohidrat dan lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, padahal agar tubuh tetap sehat, tubuh memerlukan asupan karbohidrat, vitamin, mineral protein dan lemak dalam jumlah yang ideal.

4.    Merusak jaringan otom
Diet yang dilakukan secara exstrim sebenarnya tidak membakar lemak melainkan membakar oto-otot tubuh sehingga jaringan otot menjadi rusak.

5.    Gangguan kesehatan lainnya
Efek samping dari diet cepat adalah munculnya gangguan kesehatan antara lain adalah sebagai berikut:
a.    Batu empedu, 1-2 dari 10 orang yang melakukan diet cepat mengalami gangguan batu empedu
b.    Dehidrasi dan ketidak seimbangan elektrolit didalam tubuh sehingga tubuh mudah lelah.
c.    Rambut rontoh dan menstruasi tidak teratur.

Cara diet yang direkomendasikan adalah diet yang mampu menurunkan berat badan setengah sampai dengan satu kilogram perminggu, setengah kilogram lemak artinya mengandung 3.500 kalori maka untuk mengurangi setengah kilogram kalori dalam satu minggu itu artinya anda perlu membakar setidaknya 3.500 kalori dalam satu minggu, atau 500 kalori dalam satu hari.

Bagaimana cara diet yang sehat?

Cara diet yang sehat adalah upaya untuk mengelola pola makan, termasuk memilih jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi sehingga semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi.
Panduan yang dapat anda ikuti untuk melakukan diet sehat adalah sebagai berikut:

1.    Aktif Bergerak
Usahakan untuk berolah raga 2-3 jam dalam satu minggu, sebagai langkah awal anda tidak perlu berolahraga secara rutin, namun anda bisa memilih aktivitas yang memang anda gemari, misalnya, jogging di pagi hari dengan keluarga, bermain futsal bersama rekan kerja , menjadwalkan olah raga di pagi hari sebelum beraktivitas, anda bisa memilih waktu untuk berolahraga yang tidak mengganggu waktu untuk aktivitas utama anda.

2.    Kurangi mengkonsumsi makanan dengan lemak tinggi
Anda bisa mulai dari hal-hal kecil dan sederhana yang dianggap sebagai sebuah gaya hidup yang kurang sehat, Jika anda sering makan-makanan yang diproses dengan cara digoreng anda bisa menguranginya sedikit demi sedikit hingga akhirnya anda terbiasa dan tidak lagi memakan makanan seperti itu, silahkan anda targetkan untuk tidak memakan makanan yang dapat meningkatkan berat badan anda, anda bisa menggantinya dengan makanan yang lebih baik, misalnya buah-buahan, kue kering dan makanan yang tidak banyak mengandung lemak lainnya.

3.    Kurangi makanan kemasan
Makanan kemasan atau makanan siap saji pada umumnya mengandung bahan pegawet, kalori dan garam yang tidak baik untuk diet anda.

4.    Pilih makanan yang diolah dengan cara dikukus atau direbus
Upayakan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang diolah dengan cara direbus atau dikukus dalam waktu yang tidak terlalu lama, makanan seperti itu mengandung nutrisi yang lebih lengkap, rendah kalori jika dibandingkan dengan makanan yang diolah dengan cara digoreng, karena makanan yang digoreng pada umumnya mengandung lemak jenuh dan kalori yang tinggi yang tidak baik untuk diet anda.

5.    Atur ulang menu makan anda
Agar diet anda sukses, mulailah untuk memilih dan mengkonsumsi makanan yang dapat membantu keberhasilan diet anda, sepertiga makanan bisa anda isi dengan ikan, daging ungags atau daging tanpa lemak, sepertiganya lagi anda isi dengan sayuran dan sepertiganya lagi nasi.

Cobalah untuk memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan dan kacang-kacangan, pilih sumber karbohidrat yang lebih sehat seperti kentang atau beras merah, kentang dan beras merah mengandung kalori lebih kecil dan serat yang tinggi dari beras putih yang pada umumnya sering dikonsumsi.

6.    Jadikan program diet anda menjadi gaya hidup berkelanjutan
Program diet yang baik harus mampu merubah gaya hidup anda dari gaya hidup yang kurang sehat menjadi gaya hidup sehat yang dapat bertahan secara konsisten, jika anda berhasil mempertahankan gaya hidup anda secara konsisten itu artinya program diet anda berhasil:.

a.    Usahakan untuk mengkonsumsi air mineral dengan takaran yang cukup dan dan teratur setiap hari, konsumsi air yang sehat adalah 2 liter perhari.
b.    Jangan melewatkan makanan utama, sarapan adalah hal yang wajib yang harus anda lakukan secara konsisten.
c.    Memperbanyak mengkonsumsi sayuran agar tubuh anda tidak cepat merasa lapar
d.    Hindari untuk mengkonsumsi makanan ringan dengan kalori tinggi
e.    Olahraga secara teratur, minimal 1-3 jam dalam seminggu. Olahraga yang teratur selain bagus untuk program diet anda, juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah sakit.
f.    Makanlah sambal duduk dan tenang. Hindari makan sambal berdiri atau makan sambil bekerja.

Kesalahan yang sering dilakukan saat diet

Kesalahan umum yang sering dilakukan saat melakukan program diet adalah sebagai berikut:

1.    Selalu melewatkan Makanan utama
Sarapan pagi , makan siang dan makan malam sebenarnya adalah makanan utama yang harus terus dilakukan walaupun sedang mengikuti program diet, bukan dihilangkan tetapi menu makanan yang harus dirubah dengan cara membagi makan sepertiga untuk daging tanpa lemak, atau ikan, sepertiga nasi, sepertiga sayuran.

2.    Jarang mengkonsumsi makanan ringan
Makanan ringan yang sehat serta tidak mengandung banyak lemak tetap diperlukan sebagai pengganti makanan cemilan yang kurang sehat yang biasa anda konsumsi sebelumnya.

3.    Kurang mengkonsumsi air mineral
Air mineral adalah salah satu factor yang dapat membantu pembakaran kalori dalam tubuh, untuk anda yang sedang menjalani program diet jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi air mineral secara tepat dan teratur.

4.    Selalu menimbang berat badan setiap hari.
Program diet yang baik tentu tidak secara cepat dapat menurunkan berat badan, anda sebaiknya selalu mengontrol berat badan anda minimal satu minggu sekali untuk melihat perubahan berat badan.

5.    Menetapkan target kurang realistis.
Jangan menargetkan untuk menurunkan berat badan yang terlalu ekstrim missal anda menargetkan berat badan harus turun 5 kilogram dalam 1 minggu, tentu itu kurang realistis, untuk menjalankan program diet yang baik, cukup anda targetkan setengah sampai satu kilogram dalam satu minggu.


Diet yang sukses adalah diet yang dapat menurunkan dan mempertahankan berat badan secara ideal, anda mampu merubah pola hidup anda secara berkelanjutan dari pola hidup kurang sehat menjadi pola hidup sehat.

Lakukan diet yang bermanfaat, bukan hanya dapat menurunkan berat badan anda, namun dapat meningkatkan kesehatan anda, mampu bertahan lama dan dapat mengubah pola hidup menjadi lebih baik.

Rumus Lengkap Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Mudah

Info sehat kali ini saya akan mencoba share bagaimana Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal dengan akurat, untuk kondisi tertentu kadang berat badan perlu kita perhatikan apakah berat badan yang kita miliki sudah ideal atau belum, seseorang dikatakan memiliki berat badan sehat dan normal jika memiliki berat badan ideal, bukan hanya sehat dan normal berat badan ideal akan membuat pemiliknya kelihatan lebih cantik dan menarik.

Untuk menghitung berat badan ideal, banyak sekali rumus yang bisa kita gunakan, apapun rumusnya hasilnya tidak terlalu berbeda, dan pada umumnya rumus untuk menghitung berat badan ideal selalu di sangkut pautkan dengan tinggi badan, kecuali untuk menghitung berat badan ideal pada bayi atau balita, jadi berat badan yang dimiliki oleh setiap orang tergantung dari tinggi orang tersebut, dan untuk rumus tertentu, meskipun tingginya sama untuk pria dan wanita berat badan idealnya bisa berbeda.

di artikel kali ini saya ingin berbagi tip sehat cara mudah menghitung berat badan ideal menggunakan beberapa rumus, yaitu menggunakan metode konvensional, metode broscha dan metode BSI (Body Mass Index).

Cara Menghitung Berat Badan dengan beberapa metode Rumus 

Berikut beberapa rumus untuk menghitung berat badan ideal yang bisa anda gunakan:

Metode #1:
Menghitung berat badan dengan metode Konvensional

Metode konvensional sangat cocok sekali digunakan untuk menghitung berat badan ideal (BBI) balita (bayi di bawah umur 5 tahun) maupun dewasa, beberapa rumus untuk menghitung berat badan ideal dengan metode konvensional adalah sebagai berikut:

a. Rumus menghitung berat badan ideal (BBI) Untuk Bayi usia 0 - 12 bulan
Rumus BBI = (Umur(bulan) / 2) + 4
Misal: berat ideal anak 4 bulan adalah:
(4 / 2) + 4 = 8 kg
Jadi untuk usia anak 4 bulan berat badan idealnya adalah 8 kg

b. Rumus berat badan ideal (BBI) untuk anak usia 1-10 tahun

Rumus BBI = (Umur (tahun) x 2) + 8

Misal: Berat badan ideal anak usia 2 tahun adalah
(2 x 2) + 8 = 12 kg

Jadi usia anak 2 tahun berat badan idealnya adalah 12 kg;

c. Rumus Berat badan ideal (BBI) untuk Remaja dan dewasa
Metode konvensional untuk menghitung berat badan remaja dan dewasa selalu di kaitkan dengan tinggi badan (TB) sebagai berikut:

Rumus BBI = (TB - 100) * 90%

Misal: Remaja dengan tinggi badan (TB) = 185 berat badan idealnya adalah?
BBI = (185 - 100) * 90%
       = 85 * 0,9
       = 76,5 kg

Berdasarkan metode perhitungan konvensional remaja dengan tinggi 185 cm akan memiliki berat badan ideal 58,5 kg.

dengan mengetahui perhitungan berat badan ideal anda bisa menghitung berat badan ideal sesuai dengan perhitungan yang anda inginkan, silahkan anda coba.

Metode #2:
Rumus Menghitung Berat badan ideal (BBI) dengan metode Broscha

Salah satu yang sering digunakan untuk menghitung dan memahami berat badan ideal adalah menggunakan rumus berat badan ideal metode Broscha, metode ini sering digunakan didunia kesehatan sebagai parameter untuk mengukur berat badan ideal baik untuk pria maupun wanita.

Untuk mengetahui cara menghitung berat badan dengan metode Broscha anda dapat melihat ilustrasi dibawah ini.

a.  BBI Pria Metode Broscha

Rumus BBI : (Tinggi badan -100)-(10%*(Tinggi badan-100)

Misal:
Jika anda seorang pria dengan tinggi badan misalkan 185 Cm maka berapakah berat badan idealnya?
Jawab:
Dengan menggunakan rumus diatas, berat badan seorang pria dengan tinggi 185 cm adalah sebagai berikut:

BBI = (185 - 100) - (10% * (185 - 100)
        = 85 - (10% * 85)
        = 85 - 8,5
        = 76,5

Jadi jika seorang pria memiliki tinggi badan 185 cm maka berat badan ideal untuk pria tersebut adalah 76,5cm, artinya jika orang tersebut memiliki berat badan lebih besar dari berat idealnya (76,5cm) maka bisa dikatakan orang tersebut Kelebihan berat badan atau obesitas, namun jika berat badan pria tersebut lebih kecil dari berat badan idealnya bisa dikatakan pria tersebut kurus.

b. BBI Wanita Metode Broscha

Sedangkan rumus untuk menghitung berat badan perempuan adalah sebagai berikut:

Rumus: (Tinggi badan -100)-(15%*(Tinggi badan-100)

Misal:
Jika anda seorang wanita dengan tinggi badan misalkan 185 Cm maka berapakah berat badan idealnya?
Jawab:
Dengan menggunakan rumus diatas, berat badan seorang wanita dengan tinggi 185 cm adalah sebagai berikut:

BBI = (185 - 100) - (15% * (185 - 100)
        = 85 - (15% * 85)
        = 85 - 12,75
        = 72,25

Jadi jika seorang wanita memiliki tinggi badan 185 cm maka berat badan ideal untuk wanita tersebut adalah 72,25 Cm, artinya jika wanita tersebut memiliki berat badan lebih besar dari berat idealnya (72,25cm) maka wanita tersebut bisa dikatakan Kelebihan berat badan atau obesitas, namun jika berat badan wanita tersebut kurang dari berat badan idealnya wanita tersebut bisa dikatakan kurus.

Dari kedua contoh diatas kita dapat menyimpulkan bahwa dengan menggunakan rumus metode broscha untuk menghitung berat badan ideal (BBI) pria dan wanita dengan tinggi badan yang sama akan memiliki berat ideal yang berbeda dan umumnya berat badan pria akan lebih berat dari wanita yang memiliki tinggi badan yang sama.

Metode #3:
Rumus menghitung berat badan ideal (BBI) dengan mengunakan Metode BMI (Body Mass Index)

Untuk menghitung berat badan ideal menggunakan metode ini dengan cara membandingkan antara berat badan (BB) dengan tinggi badan (TB) pangkat dua, jadi sebelum anda bisa menghitung berat badan ideal apakah gemuk, normal atau kurus, anda harus mengetahui berat badan anda (BB) pada waktu itu, juga tinggi badan anda pada waktu itu (TB), dengan begitu baru anda bisa menghitungnya dan hasilnya akan dibandingkan dengan tabel BMI seperti gambar dibawah ini:

Cara menghitung berat badan ideal (BBI) dengan metode BMI (Body Mass Index)
Table BMI (Body Mass Index)

Keterangan:
warna biru muda : kurang berat

warna hijau : sehat

warna kuning : kelebihan berat

warna oranye : obesitas

warna merah obesitas berlebih


Adapunt rumusnya adalah sebagai berikut:

Rumus = BB / (TB/100 * TB/100)

Misal jika seseorang memiliki tinggi badan 185 dan berat badan 80 maka berapakah Berat badan idealnya jika dihitung menggunakan metode Body Mass Index (BBI), sebagai berikut:

BMI = 80 / (185 /100 * 185 / 100 )
        = 80 / (1,85 * 1,85)
        = 80 / 3,4225
        = 23,37

Patokan untuk menentukan apakah anda kurus, normal atau obesitas anda bisa melihat parameter dibawah ini:

BMI < 18.5 = berat badan kurang (underweight) atau kurus

BMI 18.5 - 24 = normal atau ideal

BMI 25 - 29 = kelebihan berat badan (overweight)

BMI >30 = obesitas

Berdasarkan parameter diatas, dapat disimpulkan bahwa untuk seseorang yang memiliki tinggi  badan 185 dan berat badan 80 maka orang tersebut  (Over weight) atau kelebihan berat badan.

Demikian apa yang bisa saya share untuk anda mengenai Rumus Cara Menghitung Berat Badan Ideal lengkap, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Faktor Penyebab Obesitas atau Kegemukan Menurut Para Ahli

Kegemukan atau obesitas berlebih seringkali menjadi momok bagi sebagian orang, kegemukan bisa menimbulkan kurang percaya diri bahkan jika dikatikan dengan gaya hidup sehat, kegemukan disinyalir bisa memicu mudah datangnya berbagai penyakit kedalam tubuh sehingga lambat laun seiring dengan bertambahnya usia, mereka yang memiliki berat badan berlebih, akan lebih mudah untuk mengidap berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan organ tubuh bagian dalam,

berbicara mengenai kegemukan atau obesitas berlebih berarti ada sangkut pautnya dengan berat badan, seseorang bisa dikatakan obesitas atau gemuk jika berat badannya berada diatas berat badan idealnya, dan berat badan ideal selalu diukur dengan tinggi badan, ada perhitungan khusus mengenai berat badan ideal, dan ternyata perhitungan berat badan ideal antara laki-laki dan perempuan jelas berbeda perhitungannya.

Ketahui Berat Badan Ideal Anda

Salah satu yang sering digunakan untuk menghitung dan memahami berat badan ideal adalah menggunakan rumus berat badan ideal metode Broscha, metode ini sering digunakan didunia kesehatan sebagai parameter untuk mengukur berat badan ideal baik untuk pria maupun wanita.

Untuk mengetahui cara menghitung berat badan dengan metode Broscha anda dapat melihat ilustrasi dibawah ini.

Rumus untuk menghitung berat badan ideal dalam kilogram (Kg)

a. Menghitung Berat Badan ideal Pria

Rumus: (Tinggi badan -100)-(10%*(Tinggi badan-100)

Contoh:
Jika anda seorang pria dengan tinggi badan misalkan 185 Cm maka berapakah berat badan idealnya?
Jawab:
Dengan menggunakan rumus diatas, berat badan seorang pria dengan tinggi 185 cm adalah sebagai berikut:

=(185 - 100) - (10% * (185 - 100)

=85 - (10%*85)

=85-8,5=76,5


Jadi jika seorang pria memiliki tinggi badan 185 cm maka berat badan ideal untuk pria tersebut adalah 76,5cm, artinya jika orang tersebut memiliki berat badan lebih besar dari berat idealnya (76,5cm) maka bisa dikatakan orang tersebut Kelebihan berat badan atau obesitas, namun jika berat badan pria tersebut lebih kecil dari berat badan idealnya bisa dikatakan pria tersebut kurus.

b. Menghitung berat badan ideal perempuan

Sedangkan rumus untuk menghitung berat badan perempuan adalah sebagai berikut:

Rumus: (Tinggi badan -100)-(15%*(Tinggi badan-100)

Contoh:
Jika anda seorang wanita dengan tinggi badan misalkan 185 Cm maka berapakah berat badan idealnya?
Jawab:
Dengan menggunakan rumus diatas, berat badan seorang wanita dengan tinggi 185 cm adalah sebagai berikut:

=(185 - 100) - (15% * (185 - 100)

=85 - (15%*85)

=85-12,75=72,25


Jadi jika seorang wanita memiliki tinggi badan 185 cm maka berat badan ideal untuk wanita tersebut adalah 72,25 Cm, artinya jika wanita tersebut memiliki berat badan lebih besar dari berat idealnya (72,25cm) maka wanita tersebut bisa dikatakan Kelebihan berat badan atau obesitas, namun jika berat badan wanita tersebut kurang dari berat badan idealnya wanita tersebut bisa dikatakan kurus.

Dari kedua contoh diatas kita dapat menyimpulkan bahwa pria dan wanita dengan tinggi badan yang sama akan memiliki berat ideal yang berbeda dan umumnya berat badan pria akan lebih berat dari wanita yang memiliki tinggi badan yang sama.

Faktor- Faktor penyebab kegemukan

Setelah anda mengetahui cara menghitung berat badan ideal, anda bisa menyimpulkan apakah anda kelebihan berat badan atau kurus, jika kurus maka anda bisa mengupayakan menambah berat badan sehingga memiliki berat badan ideal, namun jika anda kelebihan berat badan atau obesitas anda bisa mengupayakan untuk mengurangi berat badan anda sehingga memiliki berat badan ideal.

Seseorang yang kelihatan kurus atau yang kelihatan terlalu gemuk tentu saja kurang menarik, apalagi anda seorang wanita, tentu saja jika anda memiliki berat badan berlebih maka anda akan merasa kurang menarik.

Sebenarnya jika kita berbicara mengenai berat terkadang tidak dipengaruhi oleh sedikit atau banyaknya jumlah asupan makanan, ada orang yang makannya banyak namun badannya tetap kurus kering dan ada juga orang yang makannya sedikit namun badannya cepat gendut dan berat badannya cepat naik, memang jika berbicara mengenai berat badan tentunya ada beberapa faktor, kenapa berat badan anda bisa cepat naik, diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Faktor Genetik atau keturunan

Faktor pertama yang bisa mempengaruhi berat badan anda adalah faktor genetik, faktor genetik memang sulit dihindari, dan setiap anak pasti memiliki gen yang identik dengan orang tuanya, bahkan menurut beberapa penelitian faktor genetik dapat memberikan pengaruh 33% terhadap berat badan seseorang.
Barangkali kita bisa melihat di kehidupan sehari-hari, jika orang tuanya(bapak atau ibunya) memiliki berat badan berlebih maka anaknya pada umumnya seiring waktu dan bertambahnya usia akan memiliki berat badan  yang identik dengan orang tuanya.

b. Faktor Pola makan dan aktivitas

Faktor berikutnya adalah, faktor pola makan dan aktivitas, pada umunya orang dengan pola makan berlebih dan aktivitas yang kurang seiring waktu akan memiliki berat badan berlebih, karena makanan yang dikonsumsi apalagi yang menganduk lemak bisa tersimpan didalam tubuh karena kurangnya pembakaran lemak melalui aktivitas, sehingga untuk pengidap obesitas lemak bisa lebih banyak 5 kali lipat jika dibandingkan dengan orang normal pada umumnya.

c. Faktor Penyakit

Ternyata obesitas juga bisa ditimbulkan oleh beberapa penyakit, dan salah satunya adalah karena kelainan saraf yang bisa membuat nafsu makan orang yang bersangkutan lebih tinggi daripada orang normal.
Berikut beberapa penyakit yang bisa menyebabkan obesitas, diantaranya ;

  • Hipotiroidisme, adalah penyakit kekurangan hormon tiroid, karena kelenjar tiroid tidak bisa memproduksi hormon tiroid dengan normal, kelenjar tiroid letaknya di bawah leher jika tidak normal salah satunya bisa menyebabkan pembengkakan atau gemuk yang tidak normal pada anak. 
  • Sindroma cushing, kondisi karena berlebihan kortisol yang diproduksi oleh hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, ini bisa menyebabkan lemak berlebih pada sipenderitanya.
  • beberapa kelainan saraf yang bisa menyebabkan seseorang banyak makan. 


d. Faktor Pemakaian obat-obatan

Faktor lainnya adalah faktor konsumsi obat-obatan tertentu, misal obat suntik kb bagi ibu-ibu pasca melahirkan terkadang bisa menimbulkan kegemukan.

Demikian informasi sederhana tentang Faktor Penyebab Obesitas atau Kegemukan Menurut Para Ahli, semoga bermanfaat.